Pembinaan BUMNag Sialang Gaung Bersatu

Koto Baru (25-09-2019)......Badan Usaha Milik Nagari Sialang Gaung ( BUMNag Sialang Gaung Bersatu ) telah berdiri sejak tahun 2016 dan semenjak Tahun 2017 sampai dengan tahun ini terus mendapatkan alokasi penyertaan Dana Desa ( DD ) kepada BUMNag. Ditahun 2017 Pemerintahan Nagari mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp. 50.000.000,- ( Lima puluh juta rupiah ). Penyertaan Dana Desa kepada BUMNag terus meningkat setiap tahunnya, Tahun 2018 sebesar Rp. 114.000.000,- ( Seratus empat belas juta rupiah )dan di Tahun 2019 naik menjadi  Rp. 166.051.000,- ( Seratus enam puluh enam juta lima puluh satu ribu rupiah ) dan disamping itu pada tahun 2018 BUMNag Sialang Gaung Bersatu juga menerima bantuan dari Kementerian Desa dan PDTT sebesar Rp. 50.000.000,- ( Lima puluh juta rupiah ). Unit usaha yang dilaksanakan dan terus dikembangkan oleh BUMNag Sialang Gung Bersatu adalah Pembiakan dan Pembesaran Sapi

            Pola usaha dan pengelolaan ternak sapi yang diterapkan oleh BUMNag Sialang Gaung Bersatu adalah dalam bentuk pengelolaan secara individu oleh warga masyarakat yang berminat untuk beternak sapi. Warga masyarakat yang berminat menjadi peternak diseleksi oleh Pengurus BUMNag untuk mengetahui kapabilitas dan karakter peternak sehingga  hasilnya dapat dipertanggungjawabkan. Setiap warga dan selanjutnya diikat dengan Nota Kesepakatan ( Mou ) yang memuat hak dan kewajiban peternak serta sanksi yang diberlakukan jika terjadi penyimpangan, kesalahan, dan kelalaian dalam pengelolaan sapi BUMNag.Sampai pada saat ini jumlah sapi yang dikelola oleh BUMNag Sialang Bersatu adalah sebanyak 18 ekor

            Pemerintah Daerah dalam hal ini dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa serta Pemerintah Kecamatan Koto Baru berkewajiban untuk melakukan pembinaan terhadap BUMNag yang ada di Kecamatan Koto Baru. Selain pembinaan disini juga terdapat fungsi pengawasan. Kita berharap kedepannya  BUMNag yang ada di Kecamatan Koto Baru ini dapat berkembang pesat sehingga APBD bukan lagi menjadi sumber utama pendapatan nagari untuk membiayai pembelajaan nagari.